Kiriman Pembaca

Kiriman Pembaca

Semu

Semu

Selalu ada kenangan masa lalu Terbelenggu dalam jiwa yang sendu Hati merindu tanpa kenal waktu Hanya berharap pada angan yang semu Seperti angin yang berlalu Setiap embusan yang menerpa Tak kau hiraukan itu semua Tinggalkan diriku yang termangu Tak ada…

Senja

Senja

Begitu ku nikmati hari ini Meskipun lelah teredam dalam diri Setelah memetik bulir-bulir padi Dan menikmati satu dua teguk kopi Kutapaki jejak yang jarang Ku saksikan ilalang bergoyang Leluasa mata memandang Keaslian desa yang masih terjaga Sikap warga yang terbuka…

Tentang Rindu

Tentang Rindu

Rindu.. Ratusan purnama telah kulalui tanpa mu Namun tiada hari tanpa merindu Lelah dan tertatih mencari pengobat Karena rindu semakin sekarat Rindu.. Dalam malam sepi Dalam doa dan sujudku Semoga Allah mengambil kembali Rasa rindu yang tidak ku mau Rindu..…

Hanya Angan

Hanya Angan

Didalam sejuta angan, Terbentang luas harapan Terbesit penuh khayalan Terembat sesat ratusan alasan Hanya didalam angan, Mengeluh menjadi menyenangkan Mengenyam pilu menjadi ketenangan Merengkuh tangisan dalam candaan Ya,meski hanya sebatas angan semata nan sesaat Namun,bisa membuat mereka bahagia untuk sejenak

Sahabat Sebebar

Sahabat Sebebar

Menemui kamu dipersimpangan hidupku, Adalah satu anugerah, Nanti kita pergi tanpa kata, Waktu itu masa bukan lagi milik kita. Memori kelak makin kusam, Aku akan dilupakan, Hidup kita seterusnya pada perjalanan akhirat, Siapa yang bakal menjadi sahabat sebenar pada jalan…

Lafadz-Nya di Biru nya Langit Pagi

Lafadz-Nya di Biru nya Langit Pagi

Kokokan ayam jadi alarm pagiku Mata mulai menatap dunia Dan mulai menunaikan panggilan-Nya Kubuka jendela dan kuikat tirainya Nampaklah indahnya pagi ini Setelah ku bersiap diri Mulai ku melangkahkan kaki Menatap langit hari ini Hembusan angin pagi nan sejuk Beserta…

Hingar Bingar

Hingar Bingar

Di teriknya matahari siang Deruan angin melintas kilat di telinga Disinilah ku duduk seorang Di kelas penuh keramaian Sepoian angin masuk di celah -celah jendela Menghembus jendela kaca Macam-macam suara ku dengar Sungguh beragam tingkah laku yang mereka lakukan Ada…

Anganku

Anganku

Binar bola matamu menyilaukan mataku Hangatnya tatapanmu menghantui malam panjangku Anggun parasmu membekas di relung hatiku Cantik hatimu tak kan ternoda hingga berakhirnya sang waktu Tapi sayang…….. Senyum manismu membuyarkan lamunanku menyadarkanku, kau hanya sebatas angan-anganku

Cinta

Cinta

Siang dengan cahaya matahari Malam dengan cahaya bulan Semua itu hanya waktu singkat Siang aku menatapmu Malam aku merindukanmu Tapi ada waktu yang tak terbatas Untuk mencintaimu selamanya

Biarkan Tuhan yang Membalas

Biarkan Tuhan yang Membalas

Aku pernah dengar Jika kamu disakiti, maka balaslah dia dengan bunga Kalau kebangetan, balas saja dia dengan melempar bunga sekaligus potnya aku pun melakukannya pada dia yang menyakitiku lho, tapi kenapa jadi seperti itu? Dia yang kulempar kenapa jadi untung?…