Kiriman Pembaca

Kiriman Pembaca

Terbunuh jarak

Terbunuh jarak

Mata ini seperti terasing Katapun tersesat tanpa arah Disini terbunuh jarak Hanya terdiam Kaki ini terpasung Dan tangankupun terikat Masih disini terbunuh jarak Hanya terdiam Tatapan itu hanya bersua dalam hayalan Hanya bermain dalam imajinasi Hanya hanya…Hanya dalam lamunan Sekedar…

pilu

pilu

rindu sendu mengharu kalbu sunggu berbakat kau petik hati jikalau resah akan kehilangan jangan berpikir aku lenyap sampaikan pelukku, wahai kusam sungguh tiada tampak jiwa berbunga lebih lebih ku tak bertutur hatiku rindu bukan kepalang nestapa gancaran dilalui waktu memisahkan…

JELITA YANG FANA

JELITA YANG FANA

Terik hujan menjebak karsa Terikat hening melahap rasa Terbakar menjadi jelaga Tersirat melewati masa Kini masih terasa Kini menjadi bejana Sebab lisan tiada berdaya Sebab melihatmu menjadi sebuah upaya Tentang mu masih bernyawa Tentang mu yang tiada di dunia maya…

Senja

Senja

Senja… Kutitip sepenggal asa ini yg ternoda kutitip luka ini dilangit yg menjingga Kunikmati derita ini hingga malam tak mampu menerjemahkan kesunyian Biarkan semuanya abadi hingga mayapada berhenti digelar

DAMAI DIRI

DAMAI DIRI

Dari atas puncak ini Kutemukan damainya diri Silih bergantinya senja dan fajar Terpampang jelas di depan netra Seisi sukma seakan terbius Pada kirana keagungan Tuhan Jiwa raga bahkan semuanya Enggan beranjak untuk kembali Banjarnegara, 28 september 2019

GUMAM

GUMAM

Ku rangkai kata dalam sebuah puisi lara, Ku kemas duka dalam bejana siksa ku jadikan sketsa hayal ku untuk ku nikmati saat kelam ku menghampiri torehan luka demi luka silih berganti merongrong raga ingin rasa menjerit membelah langit namun apa…