Kiriman Pembaca

Kiriman Pembaca

Penantian panjang

Penantian panjang

Aku hanya ingin bertemu Mencari waktu sambil berkaca Membelah dunia hingga pecah Memburu kaki-kaki sang penjelajah Aku hanya ingin melihat Membuka kamera layar lintas saja Membuang rindu yang tak beraturan Haus, lapar, dan kenyang sudah di rasa Namun hanya satu…

Yang Terbaik

Yang Terbaik

Aku bukan cerita Aku bukan manusia Bahagia hanya sebuah nama Cinta adalah penguasa Bila masih ada waktu Ingin lagi aku bertemu Mencari titik waktu dulu Yang masih terhalang waktu

Senja dan Rasa

Senja dan Rasa

Mentari senjaku … Kau tampak begitu indah Jingga merona dan tampak mesra menggugah jiwa Dalam heningku menatap senja yang semakin jingga dan nampak bepaling muka kembali ke peraduannya Senjaku menemani detik-detik perpisahanku Senjaku menarik paksa senyum indah sang kekasih pemilik…

Cinta Jarak Jauh

Cinta Jarak Jauh

Ketika rindu menyapa Mulut pun tak bisa berkata Hanya dengan tetesan air mata Aku mengungkap rasa Disepanjang heningnya malam Ditengah kesendirian Jiwaku terasa tenggelam Didalam lautan kerinduan Mungkin jarak memisahkan Namun mencintaimu bukan halangan Karna cinta mempersatukan Bukan memisahkan

Joran Tanpa Senar

Joran Tanpa Senar

Deru kuda besi Tak lagi bernyanyi Pagi memanggil Seolah gantikan dirimu Petangku sayu… Petangku sendu… Demi impianmu, panjatlah Jangan tatap bawah Jika lengah ataupun gerah Ingatlah… Ada aku, untukmu Bagai angin sepoi-sepoi Ingatlah… Sepuntung kisah memberi arti Walau sejauh kepala…

Inginku

Inginku

Inginku… Kupas selimut malam Yang bangunkan bulu peraba Butakan cahaya mata Lengan telinga menyapa Inginku… Ulur tali harapan Terbangkan sayap impian Kepakkan daun kehidupan Mekarkan kelopak kenyataan Do’aku… Merekah sejuta angan

Semesta Bekerja

Semesta Bekerja

Letih kehabisan cara Memaksa hati ikut bicara Bahwa cinta tak bisa dipaksa Pernah timbul Hidup Tumbuh Berkembang, lalu Mati perlahan Kau yang berjuang, aku yang mengabaikan Semesta bekerja untuk itu Yang tak ditakdirkan, akan tetap hilang Sekuat apapun, ditahan Seketat…

Terluput Tanpa Arah

Terluput Tanpa Arah

Rumpun arus menderu Menyanyi pada rintih keluh Terisak tanya dalam liang luka Tanpa jari penunjuk arah Bisu ku terpaku… Renta ku merapuh… Terambing ku tak tentu… Tanpa agama, nol jiwaku.