Kiriman Pembaca

Kiriman Pembaca

Guruku

Guruku

Oh…Guru, Engkaulah pahlawan tanpa tanda jasa Engkau mendidik dan mengajarkan kami Dari kami tidak bisa apa-apa Hingga kami menjadi manusia yang berguna bagi nusa dan bangsa Guru…, Engkaulah orang tua kedua kami Kau habiskan waktumu Hanya untuk memdidik kami Engkau…

Andai senja dapat berkata.

Andai senja dapat berkata.

Assalamu’alaikum Senja, Malam, Pagi, Waalaikumsalam, jika saja kau dapat berbicara Kau melihatnya bukan? Aku mencintainya, dapatkah kau bercerita? Ah, bahkan salamku tak dapat jawabnya Bahu yang lelah, Mata yang basah, kaki yang kehilangan arah, beritahu aku, senja, malam, dan pagi…

Kita

Kita

Senja masih tetap sama Sama indahnya denganmu Hati yang kian meronta Menjerit merindukanmu Entahlah Rindu ini kian memburuk Menyatu dalam kegelapan malam Menutup jiwa yang rentan Ku sendiri dalam bayang

Mendung hitam

Mendung hitam

Apabila mendung sudah di atas kepala jangan larang hujan turun kebumi apabila angin bertiup dengan kencangnya jangan larang daun daun kering berguguran apabila senyummu selalu mekar di hatiku jangan larang jika aku selalu rindu Dan mencintaimu

Senja yang sirna

Senja yang sirna

Jika ijuk telah luruh Mataku dalam terbenam Antara pintu dan dua jendela tua Kau masih tersenyum Matamu yàng sedikit sayu Jemarimu lihai berpita Dan….. Awanpun sedikit demi sedikit menelan terangmu Seketika lunglai kakiku Tàk bertulang Tak berpori Tak bernadi Bahkan…

Rindu

Rindu

Rindu…..! Rindu itu kembali menyapa Mengisi relung hati Ah, ingin menepis semua rasa itu Hati berontak, jiwa menjerit Dia, bukan lagi untuk dirindukan Dia, bukan untuk dimiliki dalam dekapan Dia, hanya menjadi cerita kelam dalam hidup Kenangan pahit Ya, amatlah…

Lapisan Rindu

Lapisan Rindu

Ketika suatu hari nanti Kutemukan titik akhir pertemuan ini Menggelisahkan hati Membuat sunyi Kian menggelora disapu rintih hati Dan kapan kita dapat bertemu kini Ku kenang kini namamu disisi Semoga kelak dapat bertemu lagi