Kiriman Pembaca

Kiriman Pembaca

Keadaan

Keadaan

Hari semakin gelap Kepala semakin penat Semua tak berjalan sesuai rencana Kebisingan hanya dikepalaku saja Aku percaya Tiada duka Tanpa rencana Aku bersaksi Bahwa menangis Tidak akan menurunkan gengsi Dan aku berlindung Dari godaan alkohol Yang terkutuk. -(a. rp),

Menunggumu

Menunggumu

Bersama langit mendung aku bersua Menanti lembar aksara darinya Tinta-tinta rasaku pun sudah kering Jari jemariku pun sudah lelah Menulis lembar aksara asmara Lembar aksara asmara yang tak pernah berbalas Mungkin lembar surat ku hanya sampai diudara Disapu angin sepoi-sepoi…

Senja

Senja

Kemarin, hari ini, dan esok Adalah rangkaian senja Tiada sehari pun tanpa senja Kurajut kata-kata rindu Menuangkannya dengan tinta-tinta rasa Gemerlap cakrawala sore kian merona Membuatku mengukir lengkung kecil dibibir Senja kau indah, sangat indah Kuharap hadirmu esok membawa segenggam…

PESAN BUNDA

PESAN BUNDA

Anakku… Jika rembang mentari menyapu jagat, Cahayanya memanjakan Alam. Jika cemulun bergumpal di langit. Ingatlah itu karena k’halik. Saat kakimu menapak Memjejak bukit-bukit kehidupa , Saat semyummu terkuak di bibir kecilmu, Ingin kubisikan kata….ingalah Dia K’halikmu. Walau saat ini alam…

Suara

Suara

Amarah ….. Tangisan….. Kesedihan ….. Layaknya ditelan bumi Luapan itu tak pernah keluar Tak pernah terdengar Dibalik senyuman Ia bersembunyi Semakin dalam Semakin terpendam Dalam ruang yang gelap Namun….. Entah sampai kapan

Bisikan ketulusan

Bisikan ketulusan

Ku sibak kan tirai dibalik jendela Subuh ini..terdengar jelas Gerimis berbisik Hujan menyeru.. Ya insan…bangun lah.. Rabb mu memanggilmu Maka datanglah kepada Rabb mu di sana bersama yang lain. Karena.. Dia Menghidangkan kelezatan Dia memberikan kamu pilihan Dan Dia mengabulkan…

Malam Ikut Berkata

Malam Ikut Berkata

Petikan doa seirama dengan denting jam Merenda serat-serat hidup yang suram Tertuang pada gelapnya suasana malam Inilah duniaku: akar dari lelakon kejam Kupandangi tasbih; ku mainkan sejenak Barangkali, tasbih itu enggan beranak-pinak Lalu aku tersenyum sembari memutar otak Kembali melafadzkan…