Kiriman Pembaca

Kiriman Pembaca

Senja yang Indah

Senja yang Indah

Keemasan cahaya di cakrawala Di ufuk barat saat hari mulai senja Terbelalak mata saat memandangnya Keindahan dari sang maha pencipta Sang surya bersiap untuk tenggelam Menjemput mesra ketenangan malam Meneguk cahaya dalam-dalam Menyempurnakan keindahan malam Lembayung indah tampak kekuningan Gradasi…

Terima Kasih

Terima Kasih

Sekarang sudah saatnya Untuk menyampaikan untaian cerita Yang telah kurangkai Saat hati telah berdamai Banyak yang ingin kusampaikan Dan juga cerita yang ingin kubagikan Terima kasih kau telah hadir dan sempat bersama Walau kenyataannya kau pergi tanpa banyak kata Terima…

Senja Tanpamu

Senja Tanpamu

Kau hadir Tawaku lahir dan menjadi mahir Layaknya kopi yang tercampur dengan gula pasir Mereka takkan tersaring dan tersingkir Ku berdoa semoga tak ada akhir. Sepertinya Tuhan tak beri restu Hingga beri kita sebua rindu Rindu yang candu tapi takkan…

Terlanjur Basah

Terlanjur Basah

Aku dan kamu sempat menjadi “kita” Pada waktu yang sementara Bahkan belum ada kata pisah Belum tersampaikan kasih dan kisah Pisau cinta tumpul, tak diasah Kamu pergi : aku terlanjur basah Denpasar, 10 Januari 2021

Siapa Yang Salah?

Siapa Yang Salah?

Aku termangu dalam serpih-serpih hari yang tak pasti Duka ini dari siapa? Kesepian ini datang dari mana? Luka ini … siapa penyebabnya? Saat ku tatap nabastala Hanya ada nestapa di sana Lalu sang rinai jatuh membasahi bentala Menciptakan petrikor yang…

Benih

Benih

Selepas sepasang beradu cinta diantara kebahagiannya Disuatu sisi ada yang terbunuh kecewa Ia tersenyum sebelum menangis Bersejadah kulit lembut calon ibunya Ia memohon dihadapan kuasa Tuhannya Sejatinya Ia fitrah yang lucu Namun seringkali terjajah nafsu yang melukai tubuhnya Ia diusap…

Negeriku

Negeriku

Negara darurat Polisi merapat Melindungi sang konglomerat Sedangkan rakyat merapat Negara bersandang demokrasi Namun tuli akan aspirasi Keadilan hengkang Rakyat membangkang Tak ada lagi negara damai Negara yang permai Bangsa ini kaya Indah bagai surga Sungguh tak adil rasanya Bila…

Pilihan

Pilihan

Jauh sudah ku melangkah Dalam kabut anjasmara Hati bergidik tergetar Mati raga Angan sirna Kujalani pilihan ini Kuminum Air pahit sebagai pelepas dahaga Lebatnya rimba hanyalah ilusi asa Yang kutahu aku masih hidup Tiada berani lagi aku berharap Tapi…..aku akan…

Terbelah jiwaku di masa lalu

Terbelah jiwaku di masa lalu

Aku seperti sendiri Dalam lingkaran massa yang aktif Mereka sibuk tiada arti Mengais sesuatu harga kumulatif Aku seperti sendiri Di dikte ideologi masif Tertuang dalam petisi-petisi Berisi dikotomi era produktif Boleh kah aku berharap Bahwa tiada satu atau lainnya Tiada…

Dear Lady

Dear Lady

Dear Lady who wants to fall in love stand up… let them see The crown of grace that you wear The loyalty shawl that you sling light up their faces own by who have not yet become gentlemen who expects…