Kiriman Pembaca

Kiriman Pembaca

Lampaui

Lampaui

Resah tak beraturan seluruh perasaan, hilang logika berfikir untuk menyikapi Melawan setiap ribuan sudut pandang, berpegang hanya pada kacamata sendiri Ribuan pedang terhunus kepadaku dan ribuan kali aku mencabutnya Tidak ada rasa sakit hanya jiwa yang memanggil untuk bangkit. Bergerak…

Kapan Lagi

Kapan Lagi

Kapan lagi? Kopi mulai disedu Cangkir berbaris dan menguap Asap rokok yang mengelung-gelung Saling umpan makian mesra Kapan lagi? Kau, aku, duduk Rasanya sudah tidak pernah Hanya rima memori di sini Kapan lagi?

Menanti

Menanti

Kami masih disini Menanti walau tak pasti Berharap keajaiban datang menghampiri Untuk hilang kan semua keraguan hati Tuhan.. Kami mohon, redakanlah badai ini Sirnakanlah segala kepiluan kami Dan hadirkan lah senyum bahagia di wajah kami Dan berkumpul dengan orang kami…

Bayang sunyi, Rindu bisu

Bayang sunyi, Rindu bisu

Hujan menabur kesunyian malam ini Jemari menari menderas pada getar kata Kotori lembaran kertas nan putih Tak kala lirih ia mengikuti perasaan. Katamu ini akan sebentar saja ? Tak lebih lama dari tuhan pertemukan kita. Tapi aku sudah bosan melahap…

Kembalilah, kawan

Kembalilah, kawan

Langit biru masih seperti yang dulu Senja tetap memikat kalbu Pergi yang tak kunjung kembali Menorehkan sisa kenangan Engkau tertawa, aku tersenyum Engkau menangis, aku mengulurkan tangan Engkau terjatuh, aku mengangkatmu Malam tak ingin kau lelah Kembalilah ke cerita ku,…

Intuisi Tasbih

Intuisi Tasbih

Rintik rintik terhujat eksistensi Dilamar guntur dan tercerca becek Dengan merangkul segala kuasa dihujani kritik Lewat tutur intuisi tasbih aku selalu berpasrah Menyerah di penghujung usang Seucap syahdu memeluk 6 elok paras agama Dan diri makin diredupi taubah lalu mereda…

Biru kelabu

Biru kelabu

Kini angin tidak berpihak kepadaku, biru kelabu sudah hari ini. Tidak ada lagi nyanyian para malaikat sehabis hujan yang kudengar, Hanya ada kicauan sendu 3 burung kenari di ranting oak yang perlahan menghilang. Coba ku putar kembali gulungan hitam yang…

Bait kala pandemi

Bait kala pandemi

Hai apa kabar? Insan yang masih sibuk bercumbu dengan rindu. Insan yang masih menaruh harapannya kepada semesta yang sedang tidak baik baik saja. Dan pahlawan dunia yang masih tegar berjuang meski tak jarang dihantui cemas. Nukilan ini dicipta untuk kamu,…