Kiriman Pembaca

Kiriman Pembaca

Angin dan hujan

Angin dan hujan

Awan hitam pertanda hujan Kau datang memberi kesejukan Kau dan angin datang bersamaan Lubang yang terpenuhi dengan genangan Dan kau angin yang membawa angan Rinduku tebal tak tertahankan Rasa nya ingin cepat cepat ku sampaikan Angin pembawa angan Tolong cepat…

Menanti

Menanti

Lihat, Saat pintu telah terkunci Lampu-lampu pun mati Kau menyala sebagai satu yg ku rindukan Malam ini aku kembali lagi Kembali ke masa itu Di tempat kau pernah ada Kita pernah berdiri memutar kata Menulis aksara menggambarkan warna Membuat tawa…

Senja Yang Sirna

Senja Yang Sirna

Di dalam lubuk hatiku Ku duduk sembari termangu Mengartikan segores warna kelabu Di langit yang tak lagi membiru Saat sore yang akan dijemput senja Burung burung kembali pulang ke sarangnya Indahnya ragam karya sang pencipta Disaat langit cerah berganti warna…

Rindu di mimpi

Rindu di mimpi

Bulan pancarkan sinarnya Menerangi jiwa-jiwa yang kosong Dalam keheningan malam Tertawan oleh rindu yang tak menentu Kenangan itu terus menghantui Tak kenal lelah terus mengikuti Tersiksa dalam kenangan Namun tak kuasa untuk mengelak Biar semua itu menjadi memori Yang akan…

Hai manisku

Hai manisku

Hai manisku.. Pagi ini aku terbangun dibelaian lembut kabut tebal yang turun dari puncak gunung itu. Apa kabar dirimu sayangku? Apakah kau merasakan rindu yang perlahan menusuk kedalam sumsum tulang belakang seperti dinginnya pagi hari ini yang kurasakan? Bisakah kau…

Puisi Perkembangbiakkan

Puisi Perkembangbiakkan

Kau berkembang biak dikepalaku. Merusak seluruh isi otakku. Meracuni pikiran, lalu tertusuk rindu. Sampai tak terobati. Kau berkembang biak dilubuk hatiku. Menyentuh seluruh isi tubuhku. Meracuni jantung, lalu berdegup kencang. Sampai tak terkendali. Kau berkembang biak dalam urat dan darahku.…

Gara Gara corona

Gara Gara corona

Sekolahku libur gara gara corona Tetapi ini bukan liburan Tugas tugas dikirimkan Sementara aku bermalas malasan Memang tugas itu tidak sepantas nya dikirimkan Jika sekolah adalah rumah kedua Tempat belajar adalah fungsinya Seharusnya tak sepantasnya Aku mendapatkan tugas Karena lokasi…

IBU

IBU

Dalam diam aku memandang wajah lusuhmu Terlihat jelas wajah kusutmu yang sudah mulai mengeriput Namun kau selalu tegar mengarungi hidup ini Tanpa merasa lelah dan pantang menyerah Dan kau selalu berjuang memenuhi kebutuhan ku Ibu oh ibu Rambutmu yang hitam…

Senandika Kata

Senandika Kata

Di beranda rumah sore ini Senandika kata memperdengarkan kembali Impresi diksi pada bait sajak bulan Juni Dihapusnya delusi rasa dari lini masa Biar tak lagi beranjak leluasa Menerka tanya tanpa berujung fatwa

Kabut bisu suryakencana

Kabut bisu suryakencana

Melangkahlah penuh kepastian berlarilah meninggalkan kesendirian. Bersama derap langkah mereka yang berani bangkit melawan keterpurukan. Melangkahlah biarpun hari ini tidak secerah kemarin, Bergeraklah hingga mentari merasa malu dengan ambisimu. Menyatulah sejenak dengan alam dan pemilik semesta hari ini. Biarlah Langit…