Kiriman Pembaca

Kiriman Pembaca

Nagata

Nagata

Selama ini menunggu Sejauh ini berkelana Tanpa meragu Hati ini temukan rumahnya Dia, Teman dari masa lalu Dan teman menatap masa depan Hilang dan hadir Tak bisa merubah jalannya takdir Jauhnya perbedaan Tak bisa memisahkan tujuan Hari ini aku melamarnya,…

Saji

Saji

ingin rasanya jelajahi tulus wangimu mengarungi hangatnya berlari Restu tanganmu selalu panjatkan sekepal doa yang tertuai kelak hanya coba kuburkan syak membentang antara mereka saat keinginan terpacu akan alunan degup nadi dirimu kembali tuturkan syair kencana terperi selaksa misteri laugumu…

Tunda

Tunda

usai duri bunga layu terpetik perihnya sisa peluh iringi sekilas ratapan tangis yang damba lelap mata akal tak lagi beri buramnya petuah yang bijaksana haruskah ku ingkari wangi gejolak rencana dini mungkinkah aku tanggalkan lusuhnya riak janji hakiki dapatkah aku…

Tahu Sesuatu

Tahu Sesuatu

sesuatu… bermata akan matahari bernafas akan badai berair mata akan hujan bersuara akan gemuruh berhias akan nyawa berhati akan batu berjantung akan gunung berotot akan terjal bertulang akan pilar berbulu akan duri berjalan akan gempa berkedip akan gerhana bertangis akan…

Memori

Memori

Hari ini, Bersama mendung dan hujan Sendiri ku telusuri kembali Jejak jejak masa lalu Seperti naik mesin waktu Atau berteleportasi ke masa itu Ingatanku masih jelas Bayangan itu membekas Di sini, Dulu, dulu sekali Kita pernah duduk berdua Hingga lupa…

Bumi Verah

Bumi Verah

Pagi ini butir-butir air jatuh Dan benih-benih ku mulai tumbuh Berapa tanah sudah gersang meradang Kopi masih terasa pahit Namun daun-daun terus keluar menyempit Si gendut yang ku tebas kini sudah muncul tunas Si tinggi pun tak henti dikerumuni semut…

Samakah

Samakah

semoga cuma sekedar balasan supaya tak ada pada diri kita hutang tapi kalaupun itu adalah harapan apakah yang harus ku katakan padamu ku ingin bayangan itu yang bingungkan mu kenapa kini ada padaku itu bingung semoga hanya sekedar balasan supaya…

Maafkan Kecewa

Maafkan Kecewa

Jangan hanya karena hal ini seperti ini kau merasakan dirimu mengecewakan aku kalaupun aku sudah terlanjur hafal akan rasa asinnya garam kekecewaan jadi tak perlu lagi kau merasa telah kecewakan aku karena aku telah terbiasa merasakan perasaan yang sedang terasa…

Tumbang

Tumbang

Patahkan saja sayap rapuh hitamku bila mengepak saja tak mampu semua akan datang Kan menghilang terbang tinggalkan sarang tak ku harap kau kan tinggalkan ku ranting yang akan tumbang pun tak mau lagi ku hinggapi oleh makhluk dengan kebiadaban ataukah…

Rindu Menggebu

Rindu Menggebu

Setiap mentari tertanggal di ufuk pagi aku kan selalu berlayar selalu berangkat arungi luasnya samudra siap hadapi semua aral yang menghadang desiran ombak tak buatku gentar hadapi semua terjangan gelombang terus buatku jadi terbiasa angin badai yang siap menggagalkan aku…