Kiriman Pembaca

Kiriman Pembaca

Sajak Rindu

Sajak Rindu

Kerinduan ini kian membelenggu Ketika hanya suara yang mampu terdengar Ketika hanya ketikan yang mampu mengutarakan Tanpa adanya pertemuan Bukan tentang kilometer jarak Tapi perihal detik waktu Memupuk rasa ingin temu Menjadi sebuah sajak rindu

Perhitungan

Perhitungan

Aku telah membaca dari berbagai penjuru arah mata angin Siapa yang telah membuat keruh dan kisruh Jika bukan atas nama duka nestapa yang setiap kali kau lemparkan di atas kepala-kepala tak berdosa Hingga sajadah mereka menjadi genangan air mata Akan…

Jerat

Jerat

Kelabu tak kunjung biru Bagai awan hitam tak jua hilang Tenggelam di laut mati Tercekat sebelum detaknya terhenti Kamu merasa kuat, padahal sekarat Memegang tali erat Sebelum terjerat

Rasa Ini

Rasa Ini

Terselip rasa di relung hati Membuat hati gundah gulana Rasa ingin selalu bersua Rasa ingin selalu bersama Rasa ini tak bisa kutahan Meski aku tahu mencintai mu seperti pungguk merindukan bulan Mencintaimu dalam diam Memendam rasa yang kian membuncah Tuhan…

Sayatan

Sayatan

Hujan membawa angan kearahmu Jauh bertahun lalu penuh luka Sayatan dihati takkan pernah sembuh Karena setitik air hujan Tangispun tak akan bisa menyembuhkan Di depan tampak baik Lain di hati bicara apa Selalu saja tak mampu ku sembuh Dengan sapamu…

ABHIPRAYA

ABHIPRAYA

Galar-galar indurasmi Mempunyai getaran yang haki Asmaraloka membayangi Renjana semakin membiru Membiru bak birunya samudera pasai Abhipraya mengangkasa Antara anala dan anila Jika keduanya bersatu tanpa simpul Gemuruh topan baskara akan murka Abhipraya mengangkasa Demi hilangnya candramawa dewana Pair jantungku…

Tanbihat Rasa

Tanbihat Rasa

Renjana Kulebur segala risau di perapian senja Bersemburat sajak-sajak lama tentang pergumulan rindu tanpa jeda Mereka bilang semesta tidak buta Meski pelupuk terus dihujani ribuan derai Meski tubuh limbung bak diterpa badai dan hati diremukkan oleh duka nestapa Semua akan…

ALGOJO KEMATIAN

ALGOJO KEMATIAN

Kopi hitam kembali diseduh tak pakai gula. Nikmati hidup, walau nafas terus terjajah. Setangkai mawar kematian, jadi risalah. Salam, bagi kalian penguasa yang terus berulah. Ini aku, algojo kematian. Aku datang dari arena jalanan. Tumbuh mekar dalam barisan pemberontakan. Kau…