Kiriman Pembaca

Kiriman Pembaca

Maaf Bapak

Maaf Bapak

Tuhan.. Pedih ini mengoyak hati Karena kurobohkan kebanggaan bapak Menjadi luluh lantak Bulan purnamaku pun Di balik awan tak nampak Tuhan.. Teguhkan hati ini Agar ku raih lagi senyuman Di wajah bapakku Dan tetap jalani romansa Dengan bidadariku

Wulandari

Wulandari

Ini tentang aku yang berusaha bertahan Saat kabar itu menghujam kepastian Apa yang harus aku lakukan? Saat bidadariku terbang dengan seseorang Tapi tidak,Peri cintaku tak mungkin hilang Karena wanginya kan slalu ku pegang Tak peduli langit berguncang Wulandari.. Ku mohon…

Persahabatanku

Persahabatanku

Saat aku jatuh terpuruk tak berdaya Persahabatanku ku agungkan di nadiku Tekadku ada di pundak mereka Harapanku kokoh Dalam genggaman mereka Keharuan mana yang bisa ku dustakan Melihat ketulusan yang tak terbantahkan Semangat mereka begitu membara Mencari keadilan yang tak…

Tanah Berduri

Tanah Berduri

Ku pijak tanah ternyata duri.. Saat ku rasakan ujian ilahi.. Namun ku lihat senyum sang putri disana.. Begitu penuh pesona.. Menarik luka yang ku rasa.. Tuhan.. Biarlah ku tanggung semua beban dan derita.. Asal tetap ku lihat senyuman bidadariku disana..

Jalan Berliku

Jalan Berliku

Kau dan aku menyusuri jalan berliku.. Kerikil tajam sakiti kedua kaki ku.. Angin dingin menusuk tubuhmu.. Akankah kita berhenti sampai disini.. Ataukah kita saling melengkapi.. Dimana aku ciptakan kehangatan api.. Dan kau menyemat kain menjadi alas kaki