Kiriman Pembaca

Kiriman Pembaca

Ilusi ku

Ilusi ku

Setiap saat bahkan setiap waktu Aku masih merasakan mu Merasakan , kehadiran mu Namun… mengapa… Aku tak dapat merabamu… Dan tak dapat menyentuhmu… Apakah ,ini hanyalah … Ketidaksadaran ku… Atau ketidakmampuan ku… Untuk merelakan kepergian mu… Yang telah lama berlalu

Mouse

Mouse

Di hilir hari ini dadaku mencelos. Bayangmu hampir saja kurengkuh, Tetapi senja mendadak jatuh dan membiarkannya lolos. Ah, lebih baik aku kembali pada monitor dan mouse dan setiap detik yang jatuh nanti biar saja menjadi kompos Agar dapat aku memupuk…

Potret Tenaga Medis di Rumah Sakit

Potret Tenaga Medis di Rumah Sakit

Berada di tempat yang penuh duka Separuh nafasmu kau serahkan untuk mereka Siang dan malam yang berdarah-darah Demi keselamatan mereka Mengaliri mereka dengan cairan infus Bergelut dengan bakteri dan virus Kelak siapa lagi yang mengurus Demi keselematan mereka Keselamatan demi…

Mantan ku

Mantan ku

Nampaknya kau cukup sibuk belakangan ini Mengurusi suami yang baru kau kawini Aku tak hendak mengganggumu, manis ! Mencampuri rumah tanggamu yang nampak harmonis Hendaknya aku memberi tahu mu hal yang penting bagiku Perihal nasibku selepas perkawinan mu Bagaimanapun aku…

Kembali Kepadanya

Kembali Kepadanya

Hidup terasa singkat Semua pasti wafat Nisan dan nama melekat Menunggu datangnya kiamat Datanglah kiamat Semua akan bangkit Berkumpul di suatu tempat Tinggal apa yang kita perbuat Melewati jembatan sirat Menjalani proses di akhirat Wangi di Surga Jilatan api Neraka…

Maaf

Maaf

Maafkan ingkar dari semua janji ku Maaf tak datang lama menunggu Maafkan luka goresan cintaku Maaf tak ku obati bertambah pilu Sakit mu tak lagi lirih Tinggal sakit ku semakin perih Tinggalkan aku biar nestapa Mengenang kisah sebatang kara Jalan…

Maaf

Maaf

Maafkan ingkar dari semua janji ku Maaf tak datang lama menunggu Maafkan luka goresan cintaku Maaf tak ku obati bertambah pilu Sakit mu tak lagi lirih Tinggal sakit ku semakin perih Tinggalkan aku biar nestapa Mengenang kisah sebatang kara Jalan…

Duka yang terbahak bahak

Duka yang terbahak bahak

Lagak bentak dalam benak Tegak gertak redam muak Tertawa tanpa bahak Karena duka telah lihai melawak Geram dalam muram Seram mentah yang di peram Tanpa kalam menyelam malam Tiada sulam diantara cabik yang menerkam Ayo! Pacu lucu Picu… Hingga bengis…

Duka yang terbahak bahak

Duka yang terbahak bahak

Lagak bentak dalam benak Tegak gertak redam muak Tertawa tanpa bahak Karena duka telah lihai melawak Geram dalam muram Seram mentah yang di peram Tanpa kalam menyelam malam Tiada sulam diantara cabik yang menerkam Ayo! Pacu lucu Picu… Hingga bengis…

Musim gugur

Musim gugur

Musim gugur telah tiba Sayup sayup angin menerpa Daun pun ikut terbawa Terombang ambing kemana mana Burung burung berkicau Seolah ia berbicara Sejuknya tiupan angin Dan gemuruhnya suara air Berbaur dengan suasana Yang begitu sempurna Senja pun melengkapinya Tenggelam aku…