Menjenguk Ayah

di petang itu, ayah tengah duduk tersenyum menatapku sambil melambaikan tangan agar aku cepat mendekat kusentuh tubuh itu bukan lagi daging dan darah melainkan undukan tanah sementara kejadian tadi, hanyalah fatamorgana aku berharap penuh agar taburan bunga-bunga mampu terbang bersama…









