Pangeran Cinta

Ketika ombak menghantam karang Jangan larang batu akan rapuh Ketika badai meniup Savana Jangan larang tumbuhan akan goyang Ketika bidadari di depan mata Jangan larang aku mencintai dan memiliki

Ketika ombak menghantam karang Jangan larang batu akan rapuh Ketika badai meniup Savana Jangan larang tumbuhan akan goyang Ketika bidadari di depan mata Jangan larang aku mencintai dan memiliki

Hati……….. Mengapa kau bimbang selalu? Adakah luka yang tetap hiasimu? Hati……. Mengapa pahit selalu kau rasa? Adakah yang masih mengganjal padamu? Hati……. Tabahkan dirimu layaknya raga yang kau huni. Biarkan yang lalu jadi lukisan buram di dindingmu. Dan menjadi pelajaran…

Lembut sapamu menjama Nohkta nuranimu menyentuh Laksana sutera mengelus lena Hingga buai hanyut di jiwa yang renyuh Kini nohkta nurani memburam Tercemar asa duga yg mencekam Untai lisan tiada berdaya Mengurai soal pun tercela Sutera lembutpun kini berlalu Sirna serta…

Tulisan ini menceritakan sesuatu Bumi kering tak berisi hati tak ada sesuatu yang datang bersiul sunyi bisu menyayat jiwa Saat bulan berusaha bersinar matahari berusaha membantu saat itu sang Dewi datang menyapa bumi lewat mega luas Bumi mendendangkan syair mengisyaratkan…

Senja merona Menandakan petang datang Hewan malam pun mulai menyanyikan lagu Kala temaram mulai menyeruak Sunyi mulai senyap Ditemani lentera temaram Aku terbujur dalam kesunyian Lamunan menerawang Ke kerinduan yang mendalam Rindu yang tak kunjung tersampaikan Semakin dalam

Tak kusangka Angin malam membuat ku tak tenang Dinginnya malam terasa mencekam Terhempas kan kesunyian yang begitu mendalam Untuk kesekian kalinya Ku tuliskan surat rindu Namun bukan sembarang rindu Karena terlepas dari belenggu nafsu Siulan burung gagak Tangisan seorang bayi…

Kala malam semakin larut Aku terbujur dalam kesunyian Kerinduan malah semakin akut Entah kapan terbalaskan . Semakin malam Mulut bungkam Mata terpejam Tenggelam . Kala aku bangun pagi Mentari menyambut hari Aku lupa tentang rindu semalam Temaram . Kembali malam…

Tatkala hari ini aku terpenjam, menantikan siang berganti malam, namun bayangmu selalu terngiung-ngiung, didalam kalbu, tak terganti tak tertutupi sunyi, dirimu yang selalu ada, ada dalam setiap ingatan, namun rasa ini tak terlampiaskan, karena terbentur waktu dan lautan, hanya terbiaskan…

Tiada asap tanpa api Hutan kami telah dikebiri Dengan cara yg tak manusiawi Oleh orang-orang berdasi Mereka musnakan dengan api tanpa memikirkan hidup kami Asap telah melanda ke seluruh negri Tiada lagi oksigen yg kami konsumsi Bisa bisa kami akan…

Pernah ingin kembali Namun itu tak mungkin lagi Sebab semua sudah tak ada lagi Sedangkan aku masih disini Mencari cerita kembali Tetapi itu hanya khayalan Yang pernah aku dambakan Bersama-sama menciptakan masa Yang tertunda dulu Dan kini engkau sudah berlaku…