Kiriman Pembaca

Kiriman Pembaca

Fajar, senja dan malam

Fajar, senja dan malam

Senja menghilang, Melebur luka yang amat panjang. Bak genangan, Kau meninggalkan sejuta angan. Melebur fajar, Dan kau gantikan gelapnya malam. Suram, Namun tiada ku berkutik. Ini takdir,tak pantas bila ku kritik. Jadi,kutegaskan,kehilanganmu sangat tidak asik.

Teruntuk kamu

Teruntuk kamu

Teruntuk kamu, Kasih yang pernah berjarak karena waktu Pernah memulai,jua pernah mengakhiri Meniadakan diri dari lain hati Teruntuk kamu, Kisah yang pernah hadir Memasuki lubukku tanpa permisi Meninggalkanku tanpa kata pamit Tenang,aku masih disini Meratapi kepergian yang tiada henti

POLEMIK SI MAKHLUK KECIL (CORONA)

POLEMIK SI MAKHLUK KECIL (CORONA)

Jalan sepi, Bak kota mati Para manusia memendam rindu, Yang kian membelenggu Semua berawal dari makhluk kecil imut serupa debu, Tanpa henti bersilaturahim dengan tangan-tangan manusia Biar ku beri tahu, Dia adalah Corona Bukan artis, Bukan selegram, Tiba-tiba viral di…

PATAH HATI DI AWAL TAHUN

PATAH HATI DI AWAL TAHUN

“izinkan aku pergi … Kau tidak perlu mencari ku lagi”. Senja kembali ke peraduan dengan membawa luka Tentang sepasang kekasih yang tengah putus cinta Terombang-ambing dalam buaian harap yang tak perna pasti Padahal, kata “sayang” terlontar setiap hari Sial! sungguh…

LENTERA DAN MIMPI

LENTERA DAN MIMPI

Sore yang begitu dingin Terpendam sebuah ingin Yang mengkristal bersama senja Menetes lembut di permukaan daun Seperti lentera dalam gelap Menenangkan… Mendamaikan… Tak perlu seterang matahari Tak perlu seindah rembulan Tak perlu sebanyak bintang Karena yang ku butuh sedikit cahaya…

Pengorbananmu

Pengorbananmu

Fajar menyingsing Pagi menyapa Seulas senyum kala tugas terlaksana Tak kenal lelah meski penat menerpa Tekadmu tak berujung Sampai kini tetap berjuang Demi kami, waktu kau korbankan Kesembuhan kami, kau utamakan Tiada kata yang dapat menggambarkan Terima kasih tak sekadar…

Pemilik Senja

Pemilik Senja

Perempuan berkacamata yang cantik jelita Menjelma menjadi cahaya diujung senja Indah dilihat Tak sabar dinanti Ku ingin menatap lembayung senja Tanpa menunggu akhir siang sang mentari Meski dengan sekilas perjumpaan Bersyukur, karna tak terlewatkan. Kulihat wajah, mata memikat Kulihat senyum,…

Tak adeu Rasa

Tak adeu Rasa

Kurasa suka ku telah berganti Rasa ku juga mendadak mati Kau menjadi sosok misteri Bak teka teki Tidak seperti awal berjumpa Kini perjalanan menjadi hampa Kasih tak lagi ada Antara kita sudah hilang asa

Tangisan Ibu Pertiwi

Tangisan Ibu Pertiwi

Kulihat ibu Pertiwi sedang menanggung kesakitan diatas tanah ini. Tanah kering kerontang tanpa bakti putra putrinya. Ibu Pertiwi kau tampak murung kusam dan gusar. Hutanmu kini tak lagi rimbun. Aliran sungaimu kini tak sejernih dulu lagi. Kekayaan alam menjadi corak…