Kiriman Pembaca

Kiriman Pembaca

PERNYATAAN

PERNYATAAN

Dipersimpangan hidup kita bertemu Bagai siang berawan dengan angin yang menyapa Dalam sadar dunia menjadi semu Seakan waktu berada dititik hampa Penantian panjang adalah saksi bisu Dengan setia diri selalu menunggu Dalam doa selalu merintih Bahwa kaulah pemilik hati Hatiku…

Pergi

Pergi

Redup remang pelita, membawaku membuai jiwa menuju sang putih bergaris Menoreh segala isi, dalam hati yang teriris Kukatakan padanya, Tak ada yang kunjung bersua Padahal rindu merasuki lara Sesak dada membekukan aksara Terhentilah ditengah suara Bukan hanya hujan yang jatuh…

Di dadamu

Di dadamu

Aku setengah mati membungkam segala perasaan Namun rindu selalu meronta, berharap kuteriakkan namamau Lalu kukirimkan doa, sebanyak bulir gerimis di kaca jendela Semoga sampai di dadamu Tempat yang semestinya aku selalu berada di sana

corona

corona

corona datang tanpa di pinta berkelana dialam semesta mengertak bumi yang sudah tua merenggut nyawa manusia corana congkak tak berbijak merangkak bagai cicak menyebar begitu singkat mengancam bumi yang sehat manusia bumi sedang diuji sepantas apa dia dibumi corana akan…

Luas dan Indah Alam

Luas dan Indah Alam

Kumenapak jejak tidak lah biasa Bagai berada di surga sesungguhnya…. Andai perjalanan amat singkat Akan aku jadikan sebagai pengingat…. Indah tak mampu kalian bendung Karena mentari memaksa menyaksikan Betapa luas dan tingginya hasil karyanya…. Luas tidak lah biasa Untuk orang…

Teruntuk wanita hidup dalam harapan

Teruntuk wanita hidup dalam harapan

Hanya kesunyian yang mendera, hanya bayangan hitam yang menyala. Aku serupa bayangan dalam hidupmu, ada tapi tak pernah nyata, tampak tapi tak pernah di anggap. hanya luka yang kubiarkan terus terbenam. untuk menjadi pengajar dari setiap kisah perih yang tertanam…

Mencintamu

Mencintamu

Aku tahu Mencintamu seperti menanak pedih Dengan bara yang mungil Aku juga tahu Merindumu seperti menoreh luka di hati Dan kau pun tahu Jika segala perih telah terbiasa kuteguk Karena cinta yang menari di relung hati Tak pernah usai Sekalipun…

Waktu

Waktu

Bahkan waktu singgah di sana Saat penghujan kembali turun ke bumi Menunggu, terus menerus, berderai, basah Merangkumi kita bagai cerita Yang telah lalu dan tak berkesudahan Waktu tak terbantahkan di antara usiamu Tak terbedakan di antara kedua telapak tanganku Semuanya…

Jika

Jika

Jika aku tertidur dalam lelap Biarkan saja Jangan bangunkan Karena hanya itu penghiburku Jika aku bermimpi tentang kamu Biarkan saja Jangan sadarkan Karena hanya itu pengobat rinduku Jika nafasku terhenti dalam tidur Biarkan saja Jangan berduka Karena (mungkin) hanya itu…