Kiriman Pembaca

Kiriman Pembaca

Dengan Ini, Aku Memilikimu

Dengan Ini, Aku Memilikimu

Tuan, Izinkan aku memilikimu- dalam puisi yang menjadikanmu hidup, dalam bait yang merangkum hangatnya hati yang berseteru, dalam rima yang tak mengenal malu tatkala menyampaikan denting-denting rindu Tuan, Puisi ini kian lama menjadi candu karena dengannya, aku memilikimu yang dalam…

Kita dan Cinta

Kita dan Cinta

Kita dan Cinta Di bawah langit biru, kita berdua, Bersama melangkah, meniti asa, Cinta ini bagaikan embun pagi, Menyegarkan jiwa, menentramkan hati. Dalam setiap tawa, ada cerita, Mengukir kenangan, takkan terlupa, Seperti bintang yang menghiasi malam, Cinta kita abadi, takkan…

Di Balik Senyum Pagi

Di Balik Senyum Pagi

Matahari terbit menyapa hangat, Cahaya lembut membelai semangat, Dalam hati tumbuh rasa riang, Seperti kicau burung di ujung dahan. Langit biru tanpa awan, Semua tampak cerah, tak ada beban, Angin berbisik membawa tawa, Menyebar rasa bahagia ke segala arah. Setiap…

Malam Memanggil

Malam Memanggil

Malam begitu terasa meresahkan Pikiran dan hati saling berkecamuk, tanpa arah dan tujuan Hembusan halus menembus kulitku Tanpa ku sadari, aku terlarut dalam layarku Terdengar suara menggelegar, memecah gendang telinga Ternyata jendela masih terbuka menganga Suara detik terus memekik dan…

Mata Hati

Mata Hati

Deraian embun pagi membasahi bumi sahutan burung berkicau bernyanyi hembusan angin pagi berselimut kabut Tatapan kosong mata memandang ke sudut pikiran berkecamuk kesana kemari Merintih penyiksaan batin Kebusukan yang tak bisa diamati membuka pintu mata hati Kesabaran bak seluas samudra…

Cita yang tak akan pudar

Cita yang tak akan pudar

Hati ini bungkam di persimpangan, Mencari arah, namun jalan kabur, Masa depan yang penuh tanda tanya, Seperti kabut yang tak juga menghilang. Aku berjalan, tapi langkah tak pasti, Menghitung hari dengan keraguan, Setiap pilihan seperti jurang yang dalam, Menunggu keputusan…

Bayang di Batas Senja

Bayang di Batas Senja

Langkah terseret di bawah temaram, Segala terulang, tak beranjak dari perih. Tawa terkikis, sunyi menyusup halus, Konsekuensi datang tanpa isyarat halus. Amarah? Untuk apa bergejolak? Diam menjadi puisi tanpa kata, Dalam jejakmu yang berpadu dengan bayang, Temankah, atau rasa yang…

Aku dan Senja

Aku dan Senja

Aku dan Senja Puisi : Refa Desty Anjarwati Di barat sana, senja mulai membara, Mengantar hari menuju ujung cerita, Langit memancarkan warna jingga yang indah, Menghadirkan kedamaian di hati yang gelisah.   Aku menanti di pinggir waktu yang berlalu, Menunggu senja…

Ikhlas

Ikhlas

Ditengah kesunyian malam, dibawah rintik hujan yang datang. Kemudian diriku mulai bertanya, mampu kah diriku ini untuk mengikhlaskan yang telah hilang?. Hari demi hari telah terlalui dengan segala keresahan hati yang tiada henti. Resah hati yang semakin datang berganti, antara…

Rindu di Ujung Jarak

Rindu di Ujung Jarak

Di antara ribuan kilo dan waktu, Aku titipkan rindu yang tak pernah jemu, Jarak hanya angka, namun hatiku tahu, Kau selalu dekat, meski tak bertemu. Langit kita sama, meski tak saling tatap, Aku menyusuri jejak di setiap harap, Setiap pesan…