Kiriman Pembaca

Kiriman Pembaca

Luka lara

Luka lara

Hati ini tersabik pedih Raga ini terhempas, Curahan air mata, tiada terbendung Meratapi diri, tiada lagi kokoh Tak seindah pelangi yang penuh warna Tak seterang mentari, menyinari bumi Kau hadir bawa bahagia Dan pergi tinggalkan duka Duka lara,membekas pilu Secarik…

Ayah

Ayah

Sinar mentari menyejukkan jiwa Terlihat cinta semerbak di mana-mana Sungguh indah mata memandang Melihat sosok yg tak asing Lantunan Tasbihnya, membuat hati merasakan ketenangan dan Jiwa terasa tentram mendengar pujiannya kepada Tuhan Sungguh tak terduga Ternyata ini hanyalah mimpi Setelah…

Taubat nasuha

Taubat nasuha

ketika niat hati terasa mustahil ditepati hari-hari pun di lalui kosong tanpa arti dunia berbondong-bondong memasuki ruas hati memonopoli sukma yang tak berdaya seakan mati Iya..Aku telah mati sebelum malakul maut bertamu sebelum nafas yang di titipkan kembali bagai debu…

BENIH HARAPAN

BENIH HARAPAN

Sayup suara daunan dihelai angin pagi Menemani senja tersenyum merangkul hati Tumbuh benih harapan sungguh tak kusangka Kau rawat dan kau jaga Tak jarang hama rindu menerpa Namun kau sirami dengan canda dan tawa Kau pupuki dengan penuh rasa Kau…

Senyumku kini

Senyumku kini

Berbisik lirih dari ruang nan semu Tatapan kosong selalu menghampiri Layu dan hampa kurasa Tak lagi seperti dulu bercahaya. Ku tau kita tak lagi sama Jarak kita bebeda Pandangan kita berbeda Derajat kitapun berbeda. Namun, dari itu aku berpijak Setapak…

Utarakan

Utarakan

Pertama kali ku utarakan cinta Disudut sekolah penuh taman bunga Berharap kau tau aku ada rasa Meski ku tau kau tak ada rasa Tapi masih ku coba Hasil akhirnya pun sudah ku duga Jika itu terasa sulit kau dengarkan Biar…

Kelabu Rindu

Kelabu Rindu

Hatiku masih sama Masih tetap abu-abu Sama seperti waktu yang terus pergi meninggalkan pilu karena kepergianmu Ayah ibu, Aku hanyalah anak yang masih tetap merindu Pegangan tangan itu Senyuman dan pelukan hangat yang dulu Aku tahu, Aku tak boleh lagi…

Masa Datang

Masa Datang

Awan menjelma menembus bias aneka lara Menggapai khayal curatkan gerimis renyai Terperi seorang diri melamunkan ekspresi sunyi Menggali misteri jawaban Tegar pecahkan problema Walau angan kini menjadi iba dalam anyaman bujur Mimpi penat muntahkan putih puing-puing murni Binatangpun tak lagi…

Embus Rindu

Embus Rindu

Air fatamorgana Seakan jadi nyata Angin malam purnama Sampaikan rinduku padanya Di bawah pancaran purnama Ku sujudkan syukur pada-Nya Telah hadirkan bidadari Yang mendamaikan hati ini Ingin aku eratkan Ikatan diantara kita Agar tak terlupakan Kisah indah kita bersama Namamu…