Puisi Pozieerf Berjudul Takkan Terganti 2 Bait 8 Baris
P
Takkan Terganti
© Pozieerf
Semua yang kukira indah
Menjelma menjadi kelabu
Awal yang kukira mutlak seakan lepas
Menjadi kilauan masa lalu
Sesuatu yang kukira terjadi
Takkan pernah kembali
Sampai tersadar bahwa kamu
Takkan pernah terganti
Puisi “Takkan Terganti” menyentuh tema kehilangan dan ketidakpastian dengan sangat mendalam. Penulis berhasil menggambarkan transformasi perasaan dari kebahagiaan menuju kesedihan melalui penggunaan kata-kata yang sederhana namun penuh makna. Frasa seperti ‘menjelma menjadi kelabu’ dan ‘kilauan masa lalu’ menciptakan gambaran visual yang kuat, menggugah emosi pembaca. Keberanian penulis untuk mengakui bahwa sesuatu yang diharapkan tidak akan kembali adalah refleksi dari kenyataan hidup yang seringkali pahit. Secara keseluruhan, puisi ini memiliki ritme yang harmonis, meskipun ada beberapa bagian yang terkesan repetitif. Namun, keindahan bahasa yang digunakan tetap memberikan kesan mendalam. Puisi ini juga menyajikan elemen kejutan pada akhir, di mana pernyataan bahwa ‘kamu takkan pernah terganti’ mengajak pembaca merenungkan arti dari kehilangan dan penerimaan. Karya ini, meski sederhana, tetap menyentuh dan memberikan resonansi emosional yang kuat.