Puisi taufik Berjudul Penyesalan Dalam Penjara 9 Bait 48 Baris
Penyesalan Dalam Penjara
SUARA HATI DALAM PENJARA
Besi putih berjejer rapat didepan ku
Batah merah bersusun rapi mengangkasa
Menutup indahnya kebebasan,
Indahnya cinta, kini tak lagi kurasakan
Hanya kerinduan yang bisa ku pendam
Cintaku kini sudah lenyap bersama para pendosa
Beku tak bernyawa,
Mengharap kebebasan mutlak dari sang penguasa
Memaksa pun percuma, hanya sakit yang menimpa
Biarkan aku larut dalam kesedihan
Tak perlu menganggapku sebagai pahlawan
Yang hanya ingin mendapat pujian
Sudah cukup engaku memujiku
Aku akan bangkit dari keterpurukan
Di tempat ini
Dalam lingkaran sepi di balik jeruji besi
Buah dari kebusukan yang kulakukan
Tempat penebusan atas segala kekhilafan
Di tempat ini
Besi putih berjejer rapat didepan ku
Batah merah bersusun rapi mengangkasa
Menutup indahnya kebebasan,
Indahnya cinta, kini tak lagi kurasakan
Hanya kerinduan yang bisa ku pendam
Cintaku kini sudah lenyap bersama para pendosa
Beku tak bernyawa,
Mengharap kebebasan mutlak dari sang penguasa
Memaksa pun percuma, hanya sakit yang menimpa
Biarkan aku larut dalam kesedihan
Tak perlu menganggapku sebagai pahlawan
Yang hanya ingin mendapat pujian
Sudah cukup engaku memujiku
Aku akan bangkit dari keterpurukan
Di tempat ini
Dalam lingkaran sepi di balik jeruji besi
Buah dari kebusukan yang kulakukan
Tempat penebusan atas segala kekhilafan
Di tempat ini
Tak kulihat bintang di kegelapan malam
Hanya atap-atap penyesalan yang bertaburan
Tak kulihat purnama yang memanja
Hanya tarian dosa yang tertawa
Tak kudengar ocehan-ocehan penuh kebebasan
Hanya siulan kenestapaan yang memuakkan
Dan kini itu semua membuatku terbiasa
Menjelma menjadi teman setia di balik penjara.
By : Derita Anak Penjara / Day